Lalu, apa saja capaian konkretnya?
Sepanjang 2025, Satgas Ketahanan Pangan Polri mencatat peningkatan produksi jagung nasional sekitar 9 persen. Angkanya setara 1,36 juta ton, sehingga total produksi melesat jadi 16,5 juta ton lebih. Percepatan terlihat paling kencang di kuartal akhir tahun.
Di kuartal IV itu, optimalisasi lahan seluas lebih dari 651 ribu hektare berhasil memproduksi jagung sekitar 3,48 juta ton. Capaian lain yang patut dicatat adalah penyerapan jagung oleh Bulog. Mereka menyerap 101.713 ton, atau sekitar 63,8 persen dari target. Langkah ini membantu menstabilkan harga di tingkat petani dan mencegah spekulasi di pasar.
Selain kepada jajaran Polri, Presiden juga memberikan Bintang Jasa Utama kepada Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. Tak ketinggalan, penghargaan Bintang Jasa Pratama diberikan kepada Heri Sunarto, petani dari Poktan Ngudi Luhur di Sukoharjo.
Penyuluh Pertanian Bobby Irfan Effendi dari OKU Timur dan Winarto, tokoh kelompok tani Sri Sedhono dari Ngawi, juga mendapat pengakuan setara dengan menerima Bintang Jasa Nararya. Mereka adalah contoh wajah-wajah di balik swasembada.
Artikel Terkait
Viral di Medsos, Pengendara Motor Dikeroyok Pak Ogah Usai Rekam Aksi di Pesing
Coretax DJP: Batas Aktivasi Akun Ternyata Tak Seseksat Isu yang Beredar
Jokowi Beri Maaf, Usul Pencabutan Status Tersangka ke Polda
Gunungan Sampah Pasar Kramat Jati Kembali Bikin Warga Sesak