“Kalau kebutuhan di lapangan ternyata lebih besar dari stok kita, ya kami akan langsung koordinasi dengan pemerintah pusat,” tambahnya.
Lantas, apa penyebabnya? Agus menyoroti cuaca ekstrem belakangan ini. Hujan dengan intensitas tinggi yang turun berhari-hari diduga menjadi pemicu utama. Akibatnya, sungai-sungai meluap dan air genangan bertahan lama di areal persawahan. Lama genangan itulah yang kemudian merusak tanaman.
Kini, fokusnya adalah pemulihan. Bantuan benih menjadi langkah pertama untuk mengembalikan harapan petani agar bisa segera bertanam lagi.
Artikel Terkait
Oracle PHK Ribuan Karyawan demi Investasi AI, Tapi Gaji CFO Baru Capai Miliaran Rupiah
BEI Ungkap 9 Emiten dengan Kepemilikan Saham Terlalu Terkonsentrasi
Presiden Prabowo Dikawal Enam Jet Tempur dalam Penerbangan ke Magelang, Sambut HUT ke-80 TNI AU
Pemerintah Arahkan Motor Listrik untuk Pasar Domestik, Motor BBM Digenjot Ekspor