Polisi Sita 83 Kilogram Ganja di Bekasi Timur, Nilainya Capai Rp1,6 Miliar

- Jumat, 09 Januari 2026 | 10:54 WIB
Polisi Sita 83 Kilogram Ganja di Bekasi Timur, Nilainya Capai Rp1,6 Miliar

Polisi kembali menggulung peredaran ganja dalam jumlah fantastis. Kali ini, operasi berlangsung di Bekasi Timur, dengan barang bukti yang disita mencapai lebih dari 83 kilogram. Tiga orang diamankan dalam penggerebekan tersebut.

Menurut Kasubdit 2 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, AKBP Parikhesit, pengungkapan kasus ini terjadi pada Selasa (6/1) lalu. Awalnya, petugas mendapat laporan warga soal aktivitas mencurigakan di kawasan Duren Jaya.

"Subdit 2 mengamankan tiga orang tersangka di wilayah Kota Bekasi dengan barang bukti ganja seberat 83 kilogram," jelas Parikhesit dalam keterangannya, Jumat (9/1).

Malam itu, sekitar pukul setengah sebelas, tim mulai bergerak. Mereka mengawasi seorang pria di area SPBU Jalan H. Nonon Sonthanie. Pria berinisial A itu kemudian diamankan. Dari interogasi singkat, dia mengaku masih menyimpan ganja di rumahnya.

Petugas pun langsung menuju alamat yang disebutkan, sebuah rumah di Perumahan Duren Jaya. Di sana, mereka menemukan dua orang lagi: M (laki-laki) dan S (perempuan). Keduanya diamankan di dalam kamar.

Hasil penggeledahan sungguh mencengangkan. Paket-paket besar ganja ditemukan tersimpan dalam kardus dan plastik-plastik besar. Total beratnya mencapai 83.021 gram. Bukan main.

Selain tumpukan ganja, polisi juga menyita barang pendukung lain. Beberapa ponsel, kartu identitas, tas, dompet, dan yang cukup vital: sebuah buku catatan transaksi. Buku itu kini jadi petunjuk penting.

Nilai barang buktinya? Sungguh luar biasa. Parikhesit memperkirakan, ganja seberat itu bernilai sekitar Rp 1,6 miliar di pasaran gelap.

"Ganja seberat 83 kilogram ini bernilai sekitar Rp1,6 miliar dan menyelamatkan sekitar 250 ribu masyarakat dari bahaya narkoba," tambahnya.

Kini, ketiga tersangka dan semua barang bukti diamankan di Mako Ditresnarkoba Polda Metro Jaya. Tapi ceritanya belum selesai. Polisi masih mendalami, mengurai benang merah untuk mengungkap jaringan yang lebih besar di balik peredaran puluhan kilogram ganja ini. Bekasi Timur mungkin hanya satu titik dari peta yang lebih luas.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar