Suara menggelegar tiba-tiba mengoyak kesunyian malam di Puncak, Cianjur. Senin malam itu, sekitar pukul sepuluh lewat seperempat, dentuman keras disusul kilatan cahaya kemerahan di langit langsung bikin warga keluar rumah. Heboh, tentu saja. Dari Cipanas sampai Pacet, kejadian misterius ini jadi bahan perbincangan sekaligus sumber kecemasan.
Wildan Fadilah, seorang pemuda 20 tahun warga Cipanas, kebetulan sedang di teras bersama keluarganya. Mereka menyaksikan langsung peristiwa itu.
"Suaranya keras banget, ngejutin. Lalu, tak lama, ada cahaya merah di langit arah utara," ujarnya.
Ia menambahkan, reaksi warga spontan. Banyak yang langsung berhamburan ke luar, cemas ada musibah. Suasana mencekam itu berlangsung hampir setengah jam sebelum akhirnya mereka berani kembali ke dalam rumah.
Di sisi lain, Febriyanti, remaja 16 tahun dari Desa Gadog, justru mengintip dari balik jendela. Meski di dalam rumah, ia tak kalah khawatir.
"Cahaya merahnya kelihatan jelas dari jendela saya, persis setelah dentuman. Sampai sekarang masih deg-degan sih, soalnya nggak ada yang tahu pasti itu apa," katanya.
Keresahan warga ini sampai ke telinga BPBD setempat. Namun begitu, pihak berwenang belum bisa memberikan jawaban pasti. Kepala BPBD Kabupaten Cianjur, Iwan Karyadi, mengaku masih menelusuri sumber suara dan cahaya tersebut.
"Kami sedang mengumpulkan informasi dari lapangan. Intinya, masyarakat diminta tenang dan tidak panik, tapi tetap waspada," pungkas Iwan.
Malam itu pun berakhir dengan tanda tanya besar. Dentuman dan cahaya merah itu datang dan pergi begitu saja, meninggalkan rasa penasaran dan sedikit kegelisahan di udara sejuk Puncak.
Artikel Terkait
Saksi Ungkap Alur Dana Pembelian Kebun Sawit dalam Kasus Nurhadi
Insantara Rilis 14 Nama Calon Kuat Pimpinan PBNU Jelang Muktamar ke-35
Konten Kreator Rizky Kabah Divonis 2 Tahun Penjara Atas Kasus Penghinaan Suku Dayak
BRI Gelar Acara Khusus Sambut Imlek 2577, Apresiasi Nasabah Setia