Butuh waktu hampir tujuh jam untuk mengevakuasi korban dalam kecelakaan beruntun yang terjadi di Tol Batang. Prosesnya terhambat berat, terutama karena tumpukan besi dari sebuah truk yang menghujam dan menindih dua kendaraan lain di bawahnya.
Menurut sejumlah saksi, insiden nahas ini terjadi sekitar pukul setengah sebelas pagi, Minggu kemarin. Tiga kendaraan terlibat: sebuah truk trailer pengangkut besi, minibus Toyota Voxy berwarna putih, dan sebuah sedan Mercedes-Benz. Situasinya benar-benar kacau.
Yang paling memilukan, korban tewas dari dalam minibus baru berhasil dikeluarkan sekitar pukul lima setengah sore. Hampir seharian. Selama proses evakuasi berlangsung, ruas tol kilometer 354 hanya bisa dialiri satu lajur, baik ke arah Semarang maupun Pekalongan. Akibatnya, kemacetan panjang pun merayap tak terhindarkan.
Dirlantas Polda Jateng, Kombes M Pratama Adhyasastra, mengakui adanya kendala teknis yang serius di lapangan.
"Kendala evakuasi pertama ya karena sulitnya mengangkat daripada muatan daripada barang tersebut. Kemudian juga kita mengantisipasi tidak terjadi luka fatal daripada yang selamat sehingga ini akan memakan waktu,"
ujarnya saat ditemui di lokasi kejadian.
"Ya, tapi alhamdulillah sudah bisa kita evakuasi seluruhnya. Nanti penyebab kecelakaannya akan kita dalami segera,"
tambah Pratama, menutup penjelasannya.
Korban terakhir yang berhasil dievakuasi adalah seorang korban meninggal dunia. Jenazahnya kemudian dibawa ke RSUD Kalisari di Batang untuk proses lebih lanjut. Sementara itu, penyelidikan mendalam untuk mengungkap titik awal musibah ini masih terus dilakukan.
Artikel Terkait
Polri Optimalkan ETLE Drone dan Mobile dalam Operasi Patuh 2026 demi Penindakan Tanpa Kontak Langsung
AS Bantah Keras Klaim Iran soal Tembakan Peringatan ke Kapal Perang di Laut Oman
Banjir Landa Empat Desa di Buol, Ratusan Rumah Terendam dan Jembatan Putus
Jasa Marga Tebar Aksi Iklim: Tanam 31.130 Pohon hingga Raih Sertifikasi Jalan Tol Hijau pada 2025-2026