"Pertama Jawa Timur dengan 109 korban. Kemudian Jawa Tengah sekitar 95 korban. Yang ketiga adalah Jawa Barat dengan 43 korban meninggal dunia," papar Awaluddin lebih rinci.
Di sisi lain, posisi terendah justru dipegang oleh Jawa Barat.
Awaluddin tak lupa menyampaikan apresiasi. Ia berterima kasih kepada jajaran Kakorlantas Polri pimpinan Irjen Agus Suryonugroho, juga Jasa Marga, atas upaya penekanan angka kecelakaan ini. Kolaborasi itu, menurutnya, akan terus dijaga.
"Bagi kita semua, hasil kolaborasi ini sudah nyata. Terlihat dari kinerja operasi di lapangan yang meningkat, yang berujung pada turunnya korban kecelakaan," sambungnya.
Dampaknya jelas: kelancaran transportasi selama Nataru 2025-2026 pun jauh lebih baik. Dan itu, tentu saja, kabar yang menggembirakan.
Artikel Terkait
PT Wana Rimba Nusantara Buka Lowongan Finance & Administration Officer hingga 23 April 2026
Polisi Janji Usut Bandar Narkoba Usai Aksi Warga Bakar Rumah di Rokan Hilir
ADA Band Rilis Selalu Ada, Refleksi Kedewasaan Setelah Tiga Dekade Berkarya
Lebaran Betawi 2026 Ramaikan Lapangan Banteng, Usung Tema Perkokoh Persatuan