Daniel Johan, anggota Komisi IV DPR dari PKB, mendukung penuh usulan koleganya, Alex Indra Lukman. Intinya, mereka ingin pemerintah segera membentuk badan khusus untuk menangani dampak bencana hidrometeorologi yang melanda Sumatera. Menurut Daniel, badan semacam ini pernah terbukti efektif dulu, tepatnya saat BRR dibentuk pascatsunami Aceh.
"Iya setuju seperti BRR saat tsunami Aceh dulu,"
kata Daniel Johan ketika dikonfirmasi via telepon, Minggu (4/1/2026).
Baginya, lembaga khusus itu krusial. Tujuannya sederhana: mempercepat pemulihan. Tanpa badan yang fokus, kerja-kerja penanganan bisa tersendat. Kementerian atau lembaga lain punya segudang agenda, tak mungkin hanya berkutat di Sumatera.
"Agar cepat teratasi dan jelas siapa yang bertanggung jawab melaksanakannya,"
ujarnya lagi. Ia mengakui memang sudah ada kementerian teknis, tapi beban mereka sudah berat. "Kementerian PU (Pekerjaan Umum) sudah banyak beban tugas reguler," tambah Daniel. Poin penting lain: badan ini nantinya bersifat sementara. Ia akan dibubarkan begitu tugasnya dianggap selesai. "Iya adhoc sampai tugas selesai," imbuhnya.
Artikel Terkait
Lima Lembaga Intelijen yang Membentuk Peta Kekuatan Global
TAUD Ungkap Dugaan Serangan Terorganisir Melibatkan 16 Orang terhadap Andrie Yunus
Dolar AS Melemah Didorong Kabar Perundingan Damai Israel-Lebanon
Bentrok di Halmahera Tengah Dipicu Hoaks, Bukan Konflik SARA