“Kami menuntut pembebasan segera Presiden Nicolás Maduro dan istrinya Cilia Flores,” tegas Rodríguez.
Pernyataannya disampaikan dalam sesi Dewan Pertahanan Nasional yang disiarkan langsung oleh televisi pemerintah VTV, hanya beberapa jam setelah kejadian di Caracas dan wilayah lain Venezuela itu terjadi. Ia dengan lantang menyebut Maduro sebagai “satu-satunya Presiden Venezuela.”
Namun begitu, Washington punya alasan sendiri. Pemerintah AS membenarkan tindakan penangkapan itu. Mereka menuding pasangan tersebut, bersama sejumlah tokoh publik Venezuela lain, bertanggung jawab atas aktivitas terorisme narkoba dan perdagangan gelap narkotika sebuah tuduhan yang tentu saja ditolak mentah-mentah oleh pemerintah di Caracas.
Artikel Terkait
Mengenal Biaya Tetap: Pengertian, Jenis, dan Cara Menghitungnya untuk Perencanaan Keuangan Perusahaan
PMI asal Jembrana Ditangkap di Florida Terkait Dugaan Kekerasan Seksual
Bunuh Diri Martim Fernandes Bawa Nottingham Forest Imbangi Porto di Liga Europa
Trump Tegaskan Pasukan AS Tak Akan Ditarik dari Iran Sebelum Kesepakatan Dipatuhi