Tak berhenti di situ, pemerintah juga langsung menggerakkan basis massa pendukungnya. Seruan untuk turun ke jalan dikumandangkan dengan lantang.
Seruan itu muncul tak lama setelah gemuruh ledakan terdengar. Pemerintahan Bolivarian mendesak semua kekuatan politik dan sosial di Venezuela untuk memobilisasi diri. Tujuannya jelas: menolak apa yang mereka sebut sebagai "serangan imperialis".
"Rakyat Venezuela dan Angkatan Bersenjata Nasional Bolivarian, dalam kesatuan militer-polisi-rakyat yang sempurna, dikerahkan untuk menjamin kedaulatan dan perdamaian," imbuh pernyataan itu lagi.
Mereka juga berencana membawa kasus ini ke forum internasional. Venezuela akan menyampaikan pengaduan resmi ke Dewan Keamanan PBB, Sekjen PBB, serta berbagai badan dunia lainnya. Tujuannya untuk menuntut kecaman global terhadap Amerika Serikat.
Situasi masih berkembang. Sementara Caracas bersiap dengan status darurat dan mobilisasi massanya, dunia menunggu respons lebih jelas dari Washington. Ketegangan antara kedua negara ini, sekali lagi, memanas dengan cepat.
Artikel Terkait
Ahli Ingatkan Pentingnya Konsistensi Orang Tua Atasi Kecanduan Gadget pada Anak
PLN Pastikan Tarif Listrik Tak Naik pada Triwulan II 2026
Inter Milan Tumbangkan Como 4-3 dalam Laga Dramatis, Puncak Klasemen Makin Kokoh
Ekonom Kritik Rencana Pemerintah Tarik PNM dan Whoosh ke Bawah Kemenkeu