Beberapa pengungkapan memang cukup menonjol. Salah satunya adalah penggerebekan pabrik tembakau sintetis di area Babakan Madang.
"Ada beberapa kasus pengungkapan menonjol yaitu pengungkapan pabrik tembakau sintetis waktu itu Kasat Narkobanya masih Pak Kabagops di area Babakan Madang waktu itu," bebernya.
Selain pabrik, polisi juga menggagalkan peredaran bibit tembakau sintetis seberat 5 Kg. Nilainya saja sekitar Rp 3,5 miliar. Lalu ada lagi, 15,5 Kg ganja dan 2,3 Kg sabu yang berhasil disita.
Yang cukup mengkhawatirkan, dalam beberapa tindak pidana narkotika ini, polisi juga menemukan senjata api. Hal ini mengindikasikan korelasi berbahaya antara narkoba dan kejahatan lainnya.
"Jadi ada indikasi bahwa para pelaku-pelaku kejahatan baik itu curanmor dan curas itu menggunakan narkoba sebelum melakukan kejahatan, nah itu juga sudah dapat diamankan," pungkas Kapolres.
Artikel Terkait
Wali Kota Palangka Raya Tegaskan Tidak Ada PHK untuk PPPK Meski Ada Efisiensi Anggaran
BNPP Gelar Pelatihan Tenun Ikat untuk Dongkrak Ekonomi Warga Perbatasan Belu
Nadiem Makarim Akui Kesalahan dan Mohon Maaf atas Gaya Kerja Saat Jadi Menteri
Menteri PUPR Tinjau Proyek Hunian Warisan Bangsa di Purwakarta, Dijadikan Prototipe Nasional