Bau menyengat dan pemandangan yang tidak sedap lagi-lagi jadi keluhan warga sekitar Pasar Ciputat, Tangerang Selatan. Tumpukan sampah yang menggunung di lokasi itu, rupanya sudah berminggu-minggu tak tersentuh petugas. Aktivitas warga pun jadi terganggu.
Wawan, seorang warga berusia 51 tahun, mengaku sudah muak dengan kondisi ini. Menurutnya, sampah itu mengendap begitu saja selama beberapa pekan. "Yang parah itu kalau habis hujan," ujarnya. Suasana jadi benar-benar tidak nyaman.
"Ya lumayan bau. Habis hujan deh, rasain deh, mantap banget baunya, menyengat banget di jalan,"
Kata Wawan saat ditemui Sabtu lalu. Tapi masalahnya bukan cuma bau. Dari tumpukan itu, bertebaran belatung yang merayap ke mana-mana. Wawan sendiri tampaknya sudah putus asa menebak kapan persisnya sampah ini akan dibersihkan.
"Kalau pagi tuh belatung tuh ke bawah tuh. Iya sampai ke bawah-bawah tuh,"
keluhnya lagi.
Di sisi lain, keluhan serupa datang dari Rizal, seorang pedagang berusia 32 tahun. Ia menyebut tumpukan itu nyaris sebulan dibiarkan, tanpa ada tindakan nyata. Padahal, sebagai pedagang, ia rutin membayar iuran kebersihan. Rasa kesal jelas terdengar dalam nada bicaranya.
"Jadi ini hampir sebulan belum ada solusinya ini. Katanya nanti malam nih katanya mau dibuang. Kan di tengah udah dibuang ini, yang semalam tuh ya,"
Rizal mencoba menjelaskan, sambil tampak tak terlalu yakin dengan janji yang ia dengar. Situasinya memang seperti lingkaran setan: sampah dikatakan akan diangkut, tapi nyatanya masih saja menggunung di tempat, mengundang bau dan belatung.
Artikel Terkait
Menteri Lingkungan Hidup Tuntut PT Biotek Tanggung Jawab Atasi Pencemaran Cisadane
Menteri ATR Tawarkan HGB di Atas HPL untuk Selesaikan Sengketa Lahan Jakarta
Pemerintah Perketat Pengamanan Bandara Koroway Usai Penembakan Pesawat
Ahli IPB Peringatkan Deforestasi Picu Ledakan Nyamuk dan Ancaman Penyakit