Prabowo Perintahkan Staf Kumpulkan Video Kritik Program Makan Bergizi Gratis

- Jumat, 13 Februari 2026 | 19:00 WIB
Prabowo Perintahkan Staf Kumpulkan Video Kritik Program Makan Bergizi Gratis

Jumat pagi di Palmerah, Jakarta Barat, suasana cukup ramai. Presiden Prabowo Subianto hadir untuk meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi dan gudang ketahanan pangan milik Polri. Tapi di tengah acara itu, ada satu hal yang rupanya masih mengganjal di pikirannya.

Dengan nada yang terdengar sedikit heran, Prabowo menyentuh soal program Makan Bergizi Gratis. Ia merasa program yang diniatkan untuk menyelamatkan anak-anak Indonesia justru dituding sebagai bentuk penghinaan. "Saya heran," kira-kira begitu ungkapannya.

Langsung di tempat itu, ia memberi perintah khusus kepada Kepala Staf Presiden, Qodari.

“Pak Qodari, tolong dikumpulin ya video klip video klip yang ramalkan kita pasti gagal, yang mengatakan saya menghina bangsa Indonesia, 'MBG ini penghinaan kepada bangsa Indonesia',” pinta Prabowo.

Bukan sekadar dikumpulkan. Prabowo bahkan bilang ingin menontonnya tiap malam. "Aku minta, biar saya bisa tiap malam saya lihat-lihat. Enggak apa-apa," lanjutnya. Sebuah permintaan yang terdengar personal, seolah ingin mengingat-ingat setiap kritik itu.

Menurutnya, semua tuduhan itu sama sekali nggak masuk akal. Prabowo lalu bercerita tentang pengabdiannya yang sudah dimulai sejak jadi perwira muda di TNI. Saat itu pun, katanya, ia sudah siap mengorbankan nyawa untuk bangsa. "Karena itu, mana mungkin saya sekarang malah menghina Indonesia?" ujarnya menegaskan.

Di akhir pernyataannya, ia berkomitmen untuk mengabdikan sisa hidupnya membela rakyat. Ia juga mengajak semua pihak untuk membuktikan niat baik di balik program MBG tersebut.

Nah, soal acara peresmiannya sendiri, berlangsung cukup padat. Prabowo tiba sekitar pukul sembilan pagi, didampingi Kapolri Listyo Sigit Prabowo. Yang diresmikan bukan cuma satu dua tempat, tapi 1.072 SPPG dan 18 gudang pangan yang tersebar dan dikelola Polri.

Presiden nggak cuma memotong pita. Ia turun langsung melihat kondisi dapur, kolam ikan, sampai kebun hidroponik. Semuanya dirancang sebagai satu ekosistem utuh untuk memenuhi gizi dan ketahanan pangan. Ia memastikan semuanya berjalan.

Di sisi lain, perintah untuk mengumpulkan video kritik itu menyisakan kesan kuat. Seolah ada pesan lain yang ingin disampaikan: bahwa ia serius dengan program ini dan siap menghadapi segala tanggapan, sekaligus merasa perlu meluruskan narasi yang menurutnya keliru.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar