Ketegasan aparat kepolisian dalam memberantas aksi kejahatan jalanan di Provinsi Lampung mulai menunjukkan hasil yang nyata. Instruksi untuk melakukan tindakan tegas terukur terhadap pelaku pencurian kendaraan bermotor dan pembegalan berhasil membuat para komplotan penjahat merasa terdesak. Seorang pelaku yang sebelumnya menjadi buruan utama justru memilih menyerahkan diri karena ketakutan akan ditembak mati jika terus melarikan diri.
Pelaku tersebut diketahui bernama Adi Gunawan. Ia awalnya mendatangi Mapolres Lampung Timur untuk menyerah, sebelum kemudian dijemput oleh Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Satreskrim Polresta Bandar Lampung untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Langkah kooperatif ini diambil setelah Adi Gunawan mengetahui bahwa rekannya dalam melancarkan aksi kriminal telah lebih dulu diringkus polisi. Rekan duetnya itu terpaksa diberikan tindakan tegas karena mencoba melawan petugas saat akan ditangkap, setelah aksi pembegalan mereka viral di media sosial.
Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay, mengungkapkan bahwa keputusan pelaku untuk menyerahkan diri didorong oleh rasa khawatir yang mendalam terhadap keselamatan jiwanya.
“Pelaku sadar bahwa dirinya tengah menjadi buruan utama yang masuk dalam target operasi pembersihan begal bersenjata,” ujarnya, Kamis (28/5/2026).
Dari tangan Adi Gunawan, polisi berhasil mengamankan satu pucuk senjata api rakitan jenis revolver lengkap dengan dua butir peluru aktif. Senjata tersebut diduga kuat selalu dibawa dan digunakan pelaku saat melancarkan aksi kejahatan di lapangan.
Aksi kriminalitas yang melibatkan Adi Gunawan sebelumnya sempat memicu keresahan publik secara masif. Komplotan ini terekam jelas oleh kamera pengawas saat nekat menggasak sepeda motor di halaman parkir sebuah rumah jahit di Kecamatan Tanjung Karang Pusat, Kota Bandar Lampung, pada 3 April lalu. Dalam rekaman video amatir, salah satu pelaku sempat disergap dan ditangkap warga setelah terjatuh dari sepeda motor curian. Namun, situasi berbalik mencekam saat Adi Gunawan datang mendekat dan melepaskan tembakan ke udara berulang kali untuk mengintimidasi warga serta menyelamatkan rekannya agar bisa meloloskan diri.
“Pelaku ini memilih menyerahkan diri ke Polres Lampung Timur karena mengaku dihantui rasa takut akan mendapatkan tindakan tegas (tembak di tempat) oleh anggota kami di lapangan. Pelaku ini yang sempat melepaskan tembakan ke udara saat rekannya dikepung massa,” kata Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay.
Berdasarkan hasil pemeriksaan mendalam dan catatan kriminal kepolisian, Adi Gunawan bersama rekannya yang berinisial AY diketahui telah setidaknya dua kali melancarkan aksi curanmor dengan kekerasan di wilayah hukum Kota Bandar Lampung. Dalam penanganan perkara ini, tersangka berinisial AY telah lebih dulu dijebloskan ke dalam tahanan. Sementara itu, jajaran Satreskrim Polresta Bandar Lampung masih terus melakukan pengembangan intensif di lapangan untuk memburu jaringan pemasok serta mencari senjata api lain yang diduga disembunyikan oleh komplotan tersebut.
Artikel Terkait
Hamas Kecam Serangan Udara Israel Saat Idul Adha, Sebut Gencatan Senjata Dilanggar
Seskab Teddy Indra Wijaya Borong 35 Sapi Kurban dari Peternak Lokal Boyolali
Komisi III DPR: Penggunaan APBN untuk Sapi Kurban Presiden Prabowo Tidak Langgar Hukum dan Syariat
Wali Kota Makassar Resmikan Sekretariat Baru IKA FH Unhas, Aktifkan Kembali Organisasi yang Sempat Vakum