MURIANETWORK.COM - Pemerintah akan segera memperketat pengamanan di Bandara Koroway, Boven Digoel, Papua Selatan. Langkah ini diambil sebagai respons langsung terhadap insiden penembakan pesawat Smart Air yang diduga dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), yang menewaskan pilot dan kopilot. Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Djamari Chaniago, menegaskan penambahan personel keamanan dilakukan untuk mencegah terulangnya tragedi serupa.
Penambahan Personel untuk Mengisi Kekosongan Keamanan
Dalam penjelasannya, Djamari Chaniago mengungkapkan bahwa langkah penambahan kekuatan itu didasari oleh kondisi keamanan di lokasi yang dinilai masih sangat minim. Menurutnya, keberadaan aparat di sekitar bandara tersebut sebelumnya hampir tidak terlihat.
"Kekuatan ditambah. Di sana karena tidak ada, kelihatannya tidak ada kekuatan tentara dan polisi di situ," tuturnya saat ditemui di Wisma Danantara, Jakarta Pusat, Jumat (13/2/2026).
Artikel Terkait
1 April: Harsiarnas, Hari Bank Dunia, dan Lupus Alert Day di Balik April Mop
Rembesan Air Keras di Mata Korban Penyiraman Baru Terdeteksi, Ancaman Kebutaan Permanen
Prabowo Sampaikan Apresiasi dan Komitmen Perkuat Hubungan dengan Jepang
Sidang Korupsi Proyek Satelit Kemenhan 2012-2021 Dimulai, Satu Terdakwa Buron