Namun begitu, pihak BMKG juga langsung mengingatkan bahwa data awal ini masih mungkin berubah. Mereka mengakui bahwa informasi yang dirilis lebih mengutamakan kecepatan penyebaran kepada publik. Jadi, hasil analisisnya belum sepenuhnya stabil.
"Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data,"
Begitulah bunyi penjelasan lengkap mereka. Intinya, masyarakat diimbau untuk tetap tenang namun waspada, sambil menunggu pembaruan data jika ada.
Artikel Terkait
Jepang dan Indonesia Pererat Kemitraan Strategis di Bidang Ekonomi, Keamanan, dan Energi
Indonesia Desak PBB Selidiki Kematian Tiga Prajurit TNI di Lebanon
Kemnaker Tegaskan Aturan Kerja di Hari Libur dan Hak Upah Lembur Pekerja
Netanyahu Tegaskan Perang dengan Iran Berlanjut, Abaikan Sinyal Damai dari Teheran