Suasana di sekitar Asrama Polisi Bandung mendadak ricuh Rabu lalu. Seorang pria paruh baya, berinisial HJ (51), nekat menembak seorang lansia. Senjatanya? Airsoft gun. Untungnya, meski tembakan dilepaskan, kondisi korban tak sampai fatal.
Menurut sejumlah saksi, akar masalahnya adalah dugaan penipuan emas. Pelaku diduga menipu korban, yang kemudian berusaha mengejarnya. Situasi pun memanas dengan cepat.
Tak disangka, pria yang mengenakan jaket mirip ojol itu malah mengeluarkan senjata. Massa yang berdatangan langsung bergerak, mencegah aksi lebih lanjut. Meski begitu, korban sempat terluka.
"Iya, tapi tidak sampai dibawa ke rumah sakit, kena bagian mulutnya. Tapi tidak terjadi apa-apa,"
kata Titin, salah seorang saksi di lokasi.
Dari pengakuan polisi, tersangka panik. Airsoft gun itu dia bawa dari Pekalongan. Begitu tembakan meletus, dia langsung jadi bulan-bulanan warga yang marah.
Kapolrestabes Bandung, Kombes Budi Sartono, memberikan klarifikasi penting soal identitas pelaku.
"Pengakuan dari tersangka, (airsoft gun) beli online. Dan saya jelaskan bahwa yang bersangkutan bukan ojek online, jaketnya itu dia juga beli,"
ujarnya.
Jadi, ini bukan soal driver ojek online yang beringas. Melainkan seorang pria yang memakai jaket itu sebagai kamuflase, lalu terlibat perseteruan yang berakhir dengan letusan senjata mainan. Kejadiannya singkat, tapi cukup membuat warga sekitar heboh.
Artikel Terkait
Ibu Alumni UI Kritis, Putri 6 Tahun Tewas dalam Kecelakaan di Singapura
Megawati: Pemberdayaan Perempuan dalam Pemerintahan Bukan Ancaman bagi Agama
Transcend Luncurkan Card Reader dan Kartu microSD Express Berkecepatan SSD
Longsor Putuskan Total Jalan Trans Papua, Akses Jayapura-Wamena Lumpuh