Dari pengakuan polisi, tersangka panik. Airsoft gun itu dia bawa dari Pekalongan. Begitu tembakan meletus, dia langsung jadi bulan-bulanan warga yang marah.
Kapolrestabes Bandung, Kombes Budi Sartono, memberikan klarifikasi penting soal identitas pelaku.
"Pengakuan dari tersangka, (airsoft gun) beli online. Dan saya jelaskan bahwa yang bersangkutan bukan ojek online, jaketnya itu dia juga beli,"
ujarnya.
Jadi, ini bukan soal driver ojek online yang beringas. Melainkan seorang pria yang memakai jaket itu sebagai kamuflase, lalu terlibat perseteruan yang berakhir dengan letusan senjata mainan. Kejadiannya singkat, tapi cukup membuat warga sekitar heboh.
Artikel Terkait
Festival Kuliner dan Budaya Hongaria 2026 Digelar di Jakarta dan Surabaya
Kebakaran Hutan Riau Hanguskan Lebih dari 2.700 Hektare, Empat Kabupaten Jadi Sorotan
Chandra Asri Pacific Catat Laba Bersih USD 1,4 Miliar di 2025 Didukung Ekspansi Agresif
Arief Catur Pamungkas Siap Perkuat Persebaya Lawan Persita Usai Pulih dari Cedera