Sebuah video yang beredar di media sosial belakangan ini cukup membuat geger. Rekaman itu diklaim menunjukkan seekor buaya berkeliaran di sekitar Pantai Watu Leter, Malang. Padahal, malam itu gelap gulita. Hanya sorot senter yang menembus kegelapan, menangkap pantulan dua titik cahaya mata yang diduga milik reptil besar di tepian pantai.
Durasi videonya singkat, sekitar setengah menit. Tapi, dampaknya lumayan besar. Banyak yang mulai bertanya-tanya dan khawatir.
Namun begitu, pihak kepolisian setempat justru meminta masyarakat untuk tenang. Polres Malang dengan tegas menyatakan, hingga saat ini tidak ada satu pun laporan valid atau temuan fisik tentang keberadaan buaya di kawasan wisata tersebut. Mereka memastikan situasi tetap aman.
Kasi Humas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar, memberikan penjelasan langsung.
"Sampai saat ini tidak ada penemuan buaya. Kami silakan kepada pengunjung wisata Pantai Watu Leter untuk tidak khawatir," ujarnya, Jumat lalu.
Bambang menambahkan, jajarannya tak tinggal diam. Pemantauan rutin dilakukan bersama dengan berbagai pihak, mulai dari pengelola pantai, Perhutani, hingga unsur TNI dan relawan. Pengawasan ini berjalan siang dan malam.
Ia juga mengimbau para wisatawan untuk waspada dan segera melapor jika melihat sesuatu yang mencurigakan.
"Apabila pengunjung mengetahui atau melihat adanya buaya, silakan melapor ke pos pengamanan. Kami bersama pihak pengelola wisata, Perhutani, Satpolairud Polres Malang, Polsek Sumbermanjing Wetan, TNI, dan relawan siap membantu," tegas Bambang.
Di sisi lain, pengelola langsung Pantai Watu Leter, Ahmad, membantah keras isi video tersebut. Menurutnya, informasi itu sama sekali tidak benar dan bisa menimbulkan kepanikan yang tidak perlu.
"Di sini tidak ada penemuan sama sekali buaya. Kami jaga siang dan malam, sama sekali tidak ada penemuan buaya," kata Ahmad dengan nada meyakinkan.
Jadi, meski video itu beredar cepat dan tampak meyakinkan, klaimnya belum terbukti. Pihak berwenang dan pengelola pantai sepakat menyebutnya sebagai informasi yang menyesatkan. Mereka berharap wisatawan bisa tetap tenang dan menikmati keindahan Pantai Watu Leter tanpa rasa was-was.
Artikel Terkait
Wamensos Buka Pelatihan Pengajar Sekolah Rakyat, Tekankan Pembentukan Karakter Kebangsaan
Guardiola Akui Kemenangan di Anfield Krusial untuk Peluang Juara City
Saksi di Sidang Korupsi Chromebook Akui Takut pada Jurist Tan
160 Warga Jabar Jalani Operasi Katarak Gratis Lewat Kolaborasi Kemensos dan PERDAMI