Menjelang keramaian Natal dan Tahun Baru, ancaman hujan lebat mengintai. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) baru-baru ini mengingatkan publik untuk bersiap. Monsun Asia yang sedang aktif disebut-sebut sebagai biang keroknya, karena membawa suplai udara basah yang lebih banyak ke Indonesia. Imbasnya, mobilitas warga yang biasanya tinggi di akhir tahun perlu diiringi kewaspadaan ekstra.
Dalam rilisnya Rabu (24/12), BMKG memetakan sejumlah wilayah yang berpotensi diguyur hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat dalam sepekan ke depan. Daerah-daerah itu antara lain sebagian Riau, Bengkulu, lalu merata di Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga Jawa Timur. Wilayah NTB, tiga provinsi di Kalimantan (Barat, Timur, dan Selatan), serta Sulawesi Tengah, Barat, dan Selatan juga masuk daftar. Tak ketinggalan, Papua Selatan.
Namun begitu, cakupan waspada sebenarnya lebih luas. Andri Ramdhani, Direktur Meteorologi Publik BMKG, memberi penjelasan lebih rinci.
"Secara klimatologis, wilayah yang perlu diwaspadai meliputi Sumatra bagian selatan, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, hingga Papua Selatan," ujarnya.
Artikel Terkait
Kuasa Hukum Jap Ferry Sanjaya Tuntut Vrijspraak, Sebut Kasus Plaza Klaten Murni Perdata
Perumda Pasar Jaya Genjot Pengangkutan 6.970 Ton Sampah di Pasar Kramat Jati
Lima Model Wastafel Dapur Modern untuk Tingkatkan Kenyamanan dan Efisiensi
Polres Bogor Panen 10 Ton Jagung, Targetkan 500 Ton untuk Bulog