Nama Daisuke Sato kembali menjadi sorotan setelah Persib Bandung dijatuhi sanksi larangan mendaftarkan pemain baru oleh FIFA. Sanksi tersebut membuat klub berjuluk Pangeran Biru itu tidak bisa bergerak di bursa transfer sebelum persoalan yang mendasarinya tuntas. Sato pun angkat bicara untuk meluruskan duduk perkara yang sebenarnya.
Menurut pemain asal Filipina tersebut, kasus ini merupakan kelanjutan dari sengketa kontrak yang muncul setelah masa baktinya di Persib berakhir pada Desember 2023. Ia menjelaskan bahwa persoalan ini timbul akibat ketidakpatuhan terhadap keputusan final yang telah ditetapkan oleh otoritas sepak bola terkait. Sato menegaskan, proses hukum yang berjalan bukanlah tindakan sepihak, melainkan bagian dari mekanisme penyelesaian sengketa profesional setelah ia tidak menemukan jalan keluar lain terkait hak kontrak yang menurutnya belum terselesaikan.
“Saya ingin meluruskan diskusi terbaru mengenai larangan pendaftaran FIFA yang dijatuhkan kepada Persib Bandung,” katanya dalam pernyataan resmi yang dikutip pada Minggu (31/5/2026).
Lebih lanjut, Sato menyebut bahwa kasus ini telah melewati jalur resmi dan diperiksa secara mendalam oleh otoritas sepak bola. Persib bahkan sempat menempuh jalur banding, namun keputusan akhir tetap memperkuat posisi Sato dalam sengketa tersebut. Meski situasi ini memicu perhatian besar dari pencinta sepak bola Indonesia, Sato menegaskan bahwa tidak ada masalah pribadi dengan klub, rekan setim, maupun pendukung Persib.
“Saya tidak pernah memiliki masalah pribadi dengan klub, rekan setim, maupun pendukung Persib. Ini murni persoalan profesional,” jelasnya.
Ia juga mengimbau publik untuk memahami konteks secara menyeluruh sebelum memberikan penilaian agar tidak terjadi kesalahpahaman di kalangan suporter. Transparansi dalam proses ini, menurutnya, sangat penting. Di akhir pernyataannya, Sato menyampaikan apresiasi kepada pihak-pihak yang telah mendukungnya, termasuk tim hukum yang mendampinginya sejak awal kasus ini muncul.
Sementara itu, publik kini menantikan langkah lanjutan dari Persib Bandung dalam menyelesaikan masalah administrasi yang berujung pada sanksi FIFA tersebut. Penyelesaian ini diharapkan dapat segera membawa titik terang dan mengakhiri sengketa yang telah berlangsung. Di tengah situasi pelik ini, Sato tetap menunjukkan rasa hormatnya kepada Persib Bandung dan Bobotoh, serta menghargai perjalanan kariernya selama berada di Indonesia.
Artikel Terkait
Arteta Kecewa Berat Usai Arsenal Gagal Juara Liga Champions Usai Kalah Adu Penalti dari PSG
PSG Kalahkan Arsenal Lewat Adu Penalti, Luis Enrique Samai Rekor Tiga Gelar Liga Champions
Fajar/Fikri Jadi Satu-Satunya Wakil Indonesia di Final Singapore Open 2026
PSG Pertahankan Gelar Liga Champions Usai Kalahkan Arsenal Lewat Adu Penalti