Upaya ini bukan satu-satunya. Pramono menjelaskan bahwa selain skema pembelian ini, Pemprov DKI juga aktif mengirimkan bantuan langsung ke lokasi bencana. Mekanismenya dirancang agar lebih terarah.
“Bantuan yang kami salurkan dilakukan per kabupaten, sesuai dengan Surat Edaran Kemendagri,” jelasnya. “Kami ingin bantuan ini tepat sasaran dan bisa segera dimanfaatkan.”
Jadi, ada dua jalur yang berjalan: bantuan langsung dan penyerapan produk. Intinya, semua bertujuan untuk stabilitas. Menjaga harga dan ketersediaan bahan pangan di Jakarta tetap terkendali, sembari memberikan napas lega bagi para petani dan peternak yang sedang berjuang.
Artikel Terkait
Jasa Marga Tawarkan Diskon Tol 30% untuk Antisipasi Puncak Arus Balik Lebaran
Panduan Lengkap Niat dan Tata Cara Puasa Sunah Syawal
BMKG Kendari Waspadakan Hujan Deras Disertai Petir dan Angin Kencang di Sultra
Cahya Supriadi Dapat Kepercayaan Pertama dari Herdman untuk Timnas Indonesia