Bantuan untuk korban banjir bandang dan longsor di Aceh Tamiang terus mengalir. Kali ini, giliran Alumni Akademi Kepolisian Angkatan 1990, Batalyon Dhira Brata, yang kembali mengirimkan logistik. Ini adalah gelombang ketiga, dan dengan begitu, total bantuan yang mereka kirim sudah mencapai 57 ton lebih.
Kalau dihitung-hitung, sumbangan yang sudah masuk ke daerah terdampak itu cukup banyak. Ada beras puluhan ton, ribuan dus mi instan, minyak goreng, air mineral, sampai susu. Yang menarik, perhatian juga diberikan pada kelompok rentan, dengan puluhan ribu perlengkapan bayi dan kebutuhan dasar lainnya.
Menanggapi hal ini, Bupati Aceh Tamiang, Armia Fahmi, tak henti-hentinya mengucapkan terima kasih.
"Bantuan yang masuk ini sangat berarti bagi masyarakat Aceh Tamiang, terutama warga terdampak banjir bandang dan kelompok rentan. Pemerintah daerah memastikan seluruh bantuan akan disalurkan secara tepat sasaran, transparan, dan akuntabel. Kami mendoakan agar seluruh amal kebaikan ini menjadi ladang ibadah dan membawa keberkahan bagi semua pihak," ujarnya, Minggu (21/12/2025).
Di sisi lain, Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo, yang mewakili alumni Akpol 1990, memastikan proses distribusi berjalan aman dan terkoordinasi. Rupanya, upaya bantuan ini sudah dimulai sejak awal Desember lalu.
Artikel Terkait
Delapan Ruas Utama Jakarta Siap Dialihkan Sambut PM Australia
Kemenimipas Siapkan 2.460 Titik Kerja Sosial Gantikan Jeruji Besi
BRI Pacu UMKM Naik Kelas Lewat Program Klaster Usaha
Trump Kritik Ekspresi Wartawati Saat Ditanya Soal Kasus Epstein