Gelombang Mutasi Polri: Kapolda NTB Diganti, Sejumlah Wakapolda Ikut Bergeser

- Sabtu, 20 Desember 2025 | 12:20 WIB
Gelombang Mutasi Polri: Kapolda NTB Diganti, Sejumlah Wakapolda Ikut Bergeser

Kapolri Listyo Sigit Prabowo baru saja merombak sejumlah posisi penting di jajaran Polri. Rotasi ini menyentuh beberapa perwira tinggi, terutama yang memimpin di tingkat Polda, termasuk Kapolda NTB dan sejumlah wakapolda.

Surat telegram bernomor ST/2781/XII/KEP./2025 yang beredar Sabtu (20/12/2025) memuat detail pergeseran itu. Irjen Hadi Gunawan, yang selama ini memimpin Polda NTB, dipindahkan menjadi perwira tinggi di tempat yang sama sebuah langkah yang disebut-sebut menyongsong masa pensiunnya. Untuk mengisi kekosongan itu, Kapolri menunjuk Irjen Edy Murbowo, sang Kepala Korps Binmas Baharkam, sebagai nahkoda baru di NTB.

Menanggapi hal ini, pihak Humas Polri menyatakan mutasi adalah hal yang biasa.

“Mutasi merupakan hal yang wajar dalam organisasi Polri. Selain sebagai bentuk pembinaan karier, ini juga dilakukan untuk meningkatkan profesionalisme serta optimalisasi pelayanan kepada masyarakat,”

kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko.

Edy Murbowo meninggalkan kursi Kepala Korps Binmas Baharkam. Posisi strategis itu tak lama kosong, langsung diambil alih oleh Brigjen Kalingga Rendra Raharja. Sebelumnya, Kalingga bertugas sebagai Auditor Kepolisian Utama Tingkat II di Itwasum Polri.

Tak cuma di NTB, gelombang mutasi ini juga menjalar ke beberapa wakapolda. Di Bangka Belitung, misalnya, Brigjen Tony Harsono dapat promosi. Dia kini naik pangkat jadi Auditor Kepolisian Utama Tingkat I di Itwasum Polri.

Sementara itu, di Sumatera Selatan, Brigjen M. Zulkarnain juga mengalami hal serupa. Dia dipromosikan sebagai Penyidik Tindak Pidana Utama Tingkat I di Bareskrim. Kursi Wakapolda Sumsel yang ditinggalkannya akan diisi oleh Brigjen Rony Samtana, yang sebelumnya bertugas di Sumatera Utara.

Lalu, siapa pengganti Rony di Sumut? Tugas itu jatuh ke pundak Brigjen Sonny Irawan, yang sebelumnya memegang jabatan di Sespim Lemdiklat Polri.

Perubahan juga terjadi jauh di Kalimantan Timur. Brigjen Sabilul Alif, yang semula Wakapolda Kaltim, dipindahkan ke fungsi edukatif sebagai Widyaiswara di Sespim Lemdiklat. Posisinya di Kaltim dialihkan kepada Brigjen Adrianto Jossy Kusumo, yang sebelumnya memimpin di Riau. Nah, kekosongan di Riau ini rencananya akan diisi oleh Brigjen Hengki Haryadi.

Masih di Kalimantan, tepatnya di Kalimantan Tengah, Brigjen Rakhmad Setyadi mengalihkan tugas. Dia berpindah menjadi Widyaiswara, dan posisinya di Kalteng diserahkan kepada Brigjen Yosi Muhamartha, sang mantan Wakapolda Papua Barat.

Terakhir, dengan hengkangnya Yosi Muhamartha, Papua Barat pun butuh pemimpin baru. Jabatan Wakapolda Papua Barat akhirnya dipercayakan kepada Brigjen Sulastiana, yang sebelumnya bertugas sebagai auditor di Itwasum Polri.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar