Kerusakan infrastrukturnya sendiri cukup parah. Bayangkan, ada 165 jembatan yang rusak, ditambah 81 titik jalan yang tak bisa dilalui. Belum lagi 821 rumah warga yang mengalami kerusakan. Bahkan, saluran air bersih ikut terdampak di 34 titik, memperumit situasi sehari-hari.
Di sisi lain, kondisi serupa terjadi di wilayah tetangganya, Aceh Tengah. Jumlah warga yang terisolasi di sana bahkan sedikit lebih banyak, mencapai 36.596 jiwa. Mereka tersebar di 51 desa yang terletak di tiga kecamatan berbeda, sama sekali tak bisa diakses lewat darat.
Mustafa Kamal, Kadis Kominfo Aceh Tengah, memberikan gambaran yang lebih jelas. Jumlah pengungsi di wilayahnya jauh lebih besar.
"Pengungsi 16.440 orang yang mengungsi di 66 titik pengungsian. Ada juga 587 warga non Aceh Tengah yang mengungsi,"
ungkapnya saat dikonfirmasi terpisah.
Jadi, totalnya memang lebih dari 72 ribu manusia. Mereka kini bergantung pada bantuan dari luar, menunggu jalan dan jembatan diperbaiki, sambil berharap kondisi segera membaik.
Artikel Terkait
200 Kg Ganja Digagalkan di Langkat, Tiga Kurir Diamankan
Saksi Google Ungkap Pertemuan Bos Asia Pasifik dengan Sejumlah Menteri di Sidang Korupsi Chromebook
Tito Karnavian: Pemulihan Aceh Tamiang adalah Kelas Nyata bagi Para ASN
Mantan Dirut Pertamina Dihukum 5 Tahun Penjara dan Wajib Ganti Rugi Rp 348 Miliar