Di antara korban, ada seorang pahlawan yang kehilangan nyawanya. Wali Kota Chiang dengan sedih menyampaikan, salah seorang korban tewas saat berusaha menghentikan serangan di stasiun.
“Sayangnya, dia diserang dan meninggal dunia. Kami semua sangat berduka,”
ungkapnya, menyampaikan kepiluan mendalam.
Kengerian saat itu terekam jelas dari kesaksian seorang warga di Stasiun Utama yang diwawancarai EBC News. Ia menggambarkan suasana mencekam yang awalnya dikiranya hanya latihan.
“Awalnya saya pikir itu latihan, lalu saya melihat seseorang memegang pisau dan melempar granat asap,”
kata saksi itu.
Ia juga melihat seorang pria lain yang berusaha menundukkan penyerang. Pelaku sendiri terlihat lengkap dengan masker gas dan rompi anti peluru, seolah mempersiapkan aksinya dengan matang. Sebuah adegan yang lebih mirip film, tapi nyata terjadi di tengah ibu kota.
Artikel Terkait
Dua Striker Manchester United Cedera, Mundur dari Timnas
Iran Bantah Klaim Trump Soal Negosiasi Akhiri Permusuhan
Layanan VIP Tokocrypto Tumbuh 93%, Kontribusi Lebih dari Separuh Volume Trading
Gen Z Beralih ke Soft Saving, Metode Menabung Fleksibel di Tengah Tekanan Ekonomi