Di sisi lain, persoalan lain juga menunggu. Tito mengungkapkan, ratusan kantor desa di wilayah terdampak, dari Aceh hingga Sumut, masih dalam kondisi rusak ringan. Jumlahnya mencapai 360. Namun begitu, yang rusak berat juga ada, sekitar 25 kantor.
"Yang terakhir ingin kami sampaikan adalah mengenai masalah kantor desa yang rusak itu ada, ini penting untuk pemerintahan, total ada yang rusak ringan ada 360 di Aceh, Sumut, maupun Sumbar. Tapi ada juga yang rusak berat, 25," ucapnya.
Untuk penanganannya, pemerintah punya skala prioritas. "Khusus (kantor desa) yang rusak ringan ini kita lihat kemampuan daerah apakah mampu. Kalau tidak mampu, kita akan ambil alih dan untuk yang rusak berat nanti kami ajukan kepada Menteri PU," imbuh Tito.
Sebelum mengakhiri, ia tak lupa mengucapkan terima kasih. Rasa syukur ditujukan pada kekompakan semua pemda, unsur forkopimda, dan seluruh pihak yang bergerak cepat menangani bencana di Sumatera. Kerja sama itulah yang membuat proses pemulihan bisa berjalan.
Artikel Terkait
Polres Metro Bekasi Gelar Pengecekan di 28 Objek Wisata Jelang Libur Lebaran
Pemerintah Siapkan WFH Satu Hari Seminggu untuk ASN Usai Lebaran
Iran Bantah Klaim Trump Soal Dialog, Sebut Upaya Manipulasi Pasar Minyak
ASDP Siapkan Kapal Khusus Motor Jika Arus Balik di Bakauheni Padat