Kampus Brown University yang biasanya tenang berubah jadi mencekam Sabtu lalu. Saat para mahasiswa sedang fokus ujian, seorang pria bersenjata senapan tiba-tiba menerobos masuk. Ia melepaskan tembakan, menewaskan dua mahasiswa di tempat kejadian. Delapan orang lainnya terluka, satu di antaranya dalam kondisi yang sangat kritis.
Kejadian itu, tentu saja, langsung mengguncang komunitas kampus di Providence, Rhode Island, dan menjadi berita utama di seluruh Amerika Serikat. Pelaku berhasil kabur, meninggalkan kepanikan dan duka yang mendalam.
Perburuan pun dimulai. Polisi bekerja siang malam, bahkan merilis foto pria yang dicurigai beserta seorang lainnya yang diduga terlihat bersamanya. Tapi, hasilnya nihil. Hari berganti hari, ketegangan terus membayangi. Masyarakat dibuat bertanya-tanya, ke mana pelaku menghilang?
Jawabannya datang Kamis malam, dan itu sama tragisnya dengan kejadian awalnya. Kepolisian Providence mengumumkan bahwa pria yang diduga sebagai pelaku penembakan massal itu ditemukan tewas.
Artikel Terkait
Pemerintah Targetkan 33 Lapas Baru, Tapi Dana Rp 2,3 Triliun Masih Mengambang
Gebrakan ETLE Mobile di Sumsel: 173 Pelanggaran Tertangkap di Hari Pertama Operasi
Firasat Pejabat PPK Terbukti: Proyek Chromebook Rp 2,1 Triliun Berujung di Meja Hijau
Bareskrim Geledah Shinhan Sekuritas, Usut Keterkaitan Saham Gorengan dengan IHSG Anjlok