Gebrakan Perdana Komjen Suyudi: Setengah Ton Sabu dan Rp 52 Miliar Aset Narkoba Digulung

- Kamis, 18 Desember 2025 | 17:10 WIB
Gebrakan Perdana Komjen Suyudi: Setengah Ton Sabu dan Rp 52 Miliar Aset Narkoba Digulung

Baru beberapa hari menduduki kursi pimpinan, Komjen Suyudi Ario Seto sudah memimpin konferensi pers. Topiknya? Pengungkapan jaringan narkoba yang cukup masif. Tampak di hadapan media, dia memaparkan serangkaian operasi penindakan BNN yang berhasil menyita barang bukti dalam jumlah besar mulai dari sabu, ganja, hingga ekstasi.

Menurutnya, sinergi antara BNN pusat dan daerah berbuah manis. "BNN pusat dan provinsi bersinergi dengan stakeholder terkait, berhasil melumpuhkan 11 jaringan narkotika di berbagai daerah strategis dengan 53 tersangka," ujar Suyudi di kantor BNN, Jakarta, Senin (15/9) lalu.

Operasi yang digelar pada Agustus-September itu tak main-main. Bayangkan saja, barang bukti yang berhasil diamankan mencapai lebih dari setengah ton. Tepatnya 503,7 kilogram. Jenisnya beragam, ada sabu biasa, sabu siap edar, ganja, sampai kokain.

Namun begitu, itu bukan satu-satunya pencapaian. Dalam jumpa pers yang sama, Suyudi juga mengungkap temuan lain yang tak kalah mencengangkan: kasus pencucian uang.

"BNN mengungkap hasil TPPU jaringan Sutarnedi dan kawan-kawan di wilayah hukum Palembang, Sumsel. Total aset diestimasikan Rp 52.788.500.000," jelasnya.

Angka itu fantastis, lebih dari Rp 52 miliar. Kasus ini menunjukkan bahwa peredaran narkoba sering kali berkelindan dengan kejahatan keuangan yang terorganisir.

Gebrakan di Sumut: Ribuan Kasus Terungkap

Di sisi lain, kolaborasi dengan aparat daerah juga menunjukkan hasil yang signifikan. Pada bulan September, BNN bersama Polda Sumatera Utara berhasil membongkar ribuan kasus. Jumlahnya mencapai 4.751 kasus peredaran narkoba sepanjang tahun 2025 di wilayah itu saja.

Barang bukti yang disita pun mencapai 2,2 ton. Upaya besar-besaran ini, kata Suyudi, telah menyelamatkan banyak jiwa.

"Terkait upaya pemberantasan tindak pidana narkoba yang telah dilakukan kolaborasi ini menghasilkan pengungkapan 4.751 kasus yang tersebar di seluruh wilayah Polda Sumut dengan jumlah tersangka 6.014," paparnya pada kesempatan terpisah, Minggu (28/9).

Jelas, angka-angka itu menggambarkan betapa gencarnya operasi yang dilakukan. Dari Palembang hingga Medan, jaringan narkoba terus digempur. Meski baru memimpin, Suyudi sepertinya langsung menancapkan ritme kerja yang cukup tinggi. Tantangan ke depan tentu masih panjang, tetapi langkah awal ini setidaknya memberi sinyal yang kuat.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar