Ia bahkan menyebut sawit bisa berperan lebih jauh, bukan cuma soal energi. Menurut Sultan, komoditas ini bisa jadi "soft power" Indonesia di panggung diplomasi dagang internasional. Ia punya harapan besar agar Indonesia dikenal dunia bukan lagi sebagai eksportir minyak bumi, melainkan raja minyak sawit.
"Dulu kita dikenal sebagai pengekspor minyak bumi, tapi sekarang sudah bertransformasi. Saat ini, kitalah pengekspor minyak sawit atau CPO terbesar di dunia," jelasnya.
Karena itulah, lanjut Sultan, sawit kini jadi produk unggulan andalan Indonesia dalam rantai pasok global. Sebuah transformasi yang, baginya, patut dipertahankan dan dikelola dengan bijak.
Artikel Terkait
Anak Terluka Diduga Akibat Peluru Nyasar, Latihan Militer Korsel Dihentikan Sementara
Lonjakan 247 Persen Pemudik Laut di Pelabuhan Tenau Kupang
Transjakarta Perpanjang Jam Operasi Bus Wisata Selama Libur Lebaran 2026
Kemenag Ingatkan Etika Berbuka Saat Mudik dan Anjurkan Manfaatkan Aplikasi Pusaka