Wali Kota Providence, Brett Smiley, mengonfirmasi hal tersebut. "Saat ini kami belum menahan pelaku penembakan," jelasnya.
Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump juga angkat bicara. Ia menyatakan telah mendapat pengarahan lengkap soal insiden "yang mengerikan" di Universitas Brown itu. Fokus utama saat ini, menurut Trump, adalah upaya pertolongan terhadap para korban.
Insiden ini tentu mengguncang komunitas kampus. Universitas Brown bukan sembarang tempat; ia termasuk dalam jajaran Ivy League, kelompok delapan universitas swasta di AS Timur yang dikenal sangat prestisius. Reputasinya yang bergengsi tak membuatnya kebal dari kekerasan yang memilukan ini.
Artikel Terkait
Filipina Izinkan Sementara Bahan Bakar Euro-II untuk Jaga Stok di Tengah Krisis
MAKI Pertanyakan Perbedaan Perlakuan KPK pada Penahanan Yaqut dan Lukas Enembe
Dua Prajurit Marinir Gugur Disergap Kelompok Bersenjata di Maybrat
Polisi Terapkan Sistem Satu Arah dari Puncak ke Jakarta, Arus Naik Padat