Hasilnya? Karim Khan, yang berusia 55 tahun itu, dihukum 15 tahun penjara. Nasib serupa menimpa delapan staf ICC lainnya. Hukuman untuk mereka bervariasi, mulai dari 3,5 tahun hingga 15 tahun. Salah satu nama yang terkena adalah mantan presiden pengadilan, Piotr Hofmanski.
Ironisnya, saat keputusan ini dibacakan, Khan justru sedang diskors dari tugasnya. Penyebabnya adalah penyelidikan internal menyusul tuduhan pelanggaran seksual. Khan sendiri telah membantah semua tuduhan itu.
Jadi, situasinya jadi rumit. Di satu sisi, dia menghadapi tekanan dari dalam lembaganya sendiri. Di sisi lain, ancaman hukuman panjang dari Moskow kini resmi menggantung. Sebuah episode baru dalam ketegangan antara Rusia dan lembaga peradilan internasional.
Artikel Terkait
Denise Chariesta Umumkan Rencana Bayi Tabung sebagai Single Parent
Ekonomi Surabaya Tumbuh 5,87%, Lampaui Capaian Jatim dan Nasional
Portal Pandemi Masih Tertutup, Warga dan Siswa di Rungkut Menanggal Kesulitan Akses
Presiden Prabowo Tegaskan Batas Defisit APBN 3% Tak Akan Diubah