"Jumlah guru satu orang, Bapak Armani, telah mengabdi 17 tahun. Statusnya PPPK Kabupaten Pandeglang," ujar Rifky.
"SDN 2 Sorongan kelas jauh ini berdiri dalam kondisi yang sangat tidak layak," lanjutnya. Ia menggambarkan, bangunan sekolah dari kayu itu sudah lapuk dimakan usia. Kelihatannya sudah lama sekali tak tersentuh perbaikan.
Jadi, selain kekurangan tenaga pengajar, fasilitasnya pun nyaris ambruk. Ini jadi perhatian serius, mengingat pendidikan anak-anak di daerah terpencil tak boleh lagi diabaikan.
Artikel Terkait
Menu Bergizi Berujung Petaka, 132 Siswa di Manggarai Barat Keracunan Massal
Dinamika Keraton Solo: PN Solo Kabulkan Ganti Nama, Mangkubumi Fokus Revitalisasi
Trump Pertimbangkan Serangan Terarah untuk Dukung Demonstran Iran
Krisis Air Ancam RSUP M. Djamil, Pemerintah Gerak Cepat Bor Sumur Cadangan