Modusnya, menurut penjelasan polisi, terlihat sederhana tapi menjebak. Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, Kompol Onkoseno Sukahar, membeberkan bahwa pelaku memikat calon pengantin dengan tawaran promo harga miring. Sayangnya, janji manis itu cuma isapan jempol belaka.
Kondisi para korbannya beragam. Ada yang hari pernikahannya sudah di depan mata, ada juga yang masih merencanakan. Satu hal yang sama: uang mereka sudah terlanjur berpindah tangan.
Menurut penyelidikan, aksi penipuan ini bukan hal baru. Ayu Puspita diduga sudah beroperasi sejak tahun 2024 dan terus berlanjut sepanjang tahun ini.
Sampai saat ini, catatan polisi menunjukkan ada 87 korban yang teridentifikasi. Namun, angka itu mungkin belum final. Makanya, posko pengaduan dibuka untuk memberi ruang bagi korban lain yang mungkin masih diam atau belum sempat melapor.
Artikel Terkait
Anak Terluka Diduga Akibat Peluru Nyasar, Latihan Militer Korsel Dihentikan Sementara
Lonjakan 247 Persen Pemudik Laut di Pelabuhan Tenau Kupang
Transjakarta Perpanjang Jam Operasi Bus Wisata Selama Libur Lebaran 2026
Kemenag Ingatkan Etika Berbuka Saat Mudik dan Anjurkan Manfaatkan Aplikasi Pusaka