Setelah pencarian yang melelahkan, satu jenazah korban banjir bandang di Palembayan, Agam, akhirnya berhasil diidentifikasi. Tim DVI (Disaster Victim Identification) memastikan bahwa yang bersangkutan adalah Samsidar, seorang warga berusia 71 tahun dari Nagari Salareh Aia.
Proses identifikasi itu sendiri tidak mudah. Menurut Kombes Wahono Edi, Ketua Posko DVI, pihaknya mengandalkan pencocokan data ante-mortem. Mereka memeriksa ciri-ciri fisik dan barang-barang yang dulu dipakai oleh almarhumah semasa hidup.
"Kami sepakat bahwa itu adalah Ibu Samsidar dan hari ini keluarga sudah melihat secara langsung jenazah dan makin yakin kalau itu memang almarhumah," ujar Wahono di RSUD Lubuk Basung, Senin lalu.
Keluarga, kata dia, turut membantu dengan mengenali ciri-ciri khusus yang dimiliki Samsidar. Keyakinan mereka pun semakin kuat.
Setelah semua prosedur rampung, jenazah kemudian diserahkan. Safri (62), adik kandung almarhumah, yang menerimanya sebagai ahli waris. Dalam kesempatan itu, Wahono menyerahkan surat kematian resmi. Proses penyerahan ini juga disaksikan oleh Kabid Humas Polda Riau, Kombes Anom Karibianto.
Secara fisik, korban memiliki tinggi badan sekitar 125 sentimeter dan giginya ompong di bagian depan. Ciri-ciri itulah yang menjadi petunjuk penting.
"Kami, keluarga besar Polri menyampaikan turut berduka cita, semoga almarhumah diterima oleh Allah SWT," kata Wahono menambahkan.
Di sisi lain, perasaan campur aduk menyelimuti Safri. Ada rasa lega, meski harus dibayar dengan kesedihan yang dalam.
"Yang jelas kami bersyukur alhamdulillah sudah ketemu walaupun sudah tak bernyawa," ucap Safri, suaranya tersendat oleh tangis.
Ia tak lupa menyampaikan terima kasih. Apresiasi setinggi-tingginya ditujukan kepada jajaran Polda Riau dan Sumbar yang telah bekerja tanpa lelah dalam operasi pencarian ini.
"Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Polda Riau yang telah membantu pencarian kakak saya, semoga Allah membalas. Kalau kami yang mencari tidak akan ketemu," pungkasnya penuh haru.
Artikel Terkait
Badut Balon di Mojokerto Tega Bunuh Ibu Mertua dan Lukai Istri, Pelaku Kabur
Polda NTT Bongkar Jaringan Penyelundupan Rokok Ilegal dari Tiongkok, Amankan Barang Bukti Rp23 Miliar
Saksi Kunci Bantah Keterlibatan Empat Personel TNI dalam Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS
Mantan Ketua BPK Nilai Audit BPKP dalam Kasus Laptop Chromebook Cacat Prosedur dan Tak Tunjukkan Kerugian Negara Nyata