Pernyataan itu disampaikannya dua hari yang lalu. Intinya, di tengah cobaan, Prabowo meyakini Indonesia punya keteguhan untuk bangkit. Bencana ini, katanya, adalah penderitaan yang dirasakan bersama sebagai satu bangsa.
Nah, terkait kunjungan hari ini, pemerintah memang menempatkan Aceh sebagai prioritas nasional. Semua sumber daya dikerahkan. Fokusnya jelas: percepatan tanggap darurat, evakuasi, distribusi logistik, sampai pembukaan akses jalan yang terputus. Kehadiran Presiden di lapangan diharapkan bisa menguatkan koordinasi, memastikan semua kerja itu efektif dan tidak ada yang terlewat.
Mereka yang turut mendampingi dalam penerbangan pagi tadi antara lain Menkumham Sugiono, Mendagri Prasetyo Hadi, dan Seskab Teddy Indra Wijaya. Juga hadir Kepala Bakompeni, Angga Raka Prabowo.
Harapannya sih, dengan tinjauan langsung ini, pemulihan di tanah rencong bisa berjalan lebih cepat. Keselamatan warga dan perbaikan infrastruktur penting jadi hal utama yang terus dikejar.
Artikel Terkait
Pelecehan di Balik Pintu Terkunci: Polisi Pandeglang Buru Manajer Sawit
Truk Mogok di Daan Mogot Picu Kemacetan Panjang
Thomas Djiwandono Ditunjuk Jadi Deputi Gubernur BI, Sinergi Moneter-Fiskal Jadi Fokus
Kabel Fiber Optik Menjerat Leher, Dua Pemotor Terluka di Cibinong