Lagi-lagi, militer Amerika Serikat melancarkan serangan di Samudra Pasifik Timur. Sasaran kali ini: sebuah kapal yang diduga kuat mengangkut narkoba. Akibatnya, empat orang tewas di tempat kejadian.
Menurut pernyataan resmi Komando Militer AS yang dikutip AFP, Jumat (5/12/2025), operasi ini menargetkan kapal yang beroperasi di perairan internasional.
"Kapal itu dijalankan oleh organisasi teroris yang telah ditetapkan," begitu bunyi pernyataan mereka.
Nah, serangan ini bukan tanpa sebab. Militer AS mengaku sudah punya konfirmasi sebelumnya tentang muatan kapal tersebut. Intelijen mereka menyebut, kapal itu membawa narkotika ilegal dan melintas di rute perdagangan narkoba yang sudah dikenal di kawasan itu.
Artikel Terkait
Saksi Sidang Chromebook Buka Suara: Survei Harga Rp 5-8 Juta, di Marketplace Cuma Rp 3,3 Juta
Sugiono Bantah Dengar Kabar Reshuffle: Itu Wewenang Presiden
BMKG Ungkap Jeda Kering Sumatera, Maret-April Bakal Diguyur Hujan Lagi
BMKG: Hujan Lebat Masih akan Guyur Jawa hingga Awal Februari