Lagi-lagi, militer Amerika Serikat melancarkan serangan di Samudra Pasifik Timur. Sasaran kali ini: sebuah kapal yang diduga kuat mengangkut narkoba. Akibatnya, empat orang tewas di tempat kejadian.
Menurut pernyataan resmi Komando Militer AS yang dikutip AFP, Jumat (5/12/2025), operasi ini menargetkan kapal yang beroperasi di perairan internasional.
"Kapal itu dijalankan oleh organisasi teroris yang telah ditetapkan," begitu bunyi pernyataan mereka.
Nah, serangan ini bukan tanpa sebab. Militer AS mengaku sudah punya konfirmasi sebelumnya tentang muatan kapal tersebut. Intelijen mereka menyebut, kapal itu membawa narkotika ilegal dan melintas di rute perdagangan narkoba yang sudah dikenal di kawasan itu.
Artikel Terkait
Serangan Udara dan Pemadaman Listrik Besar-besaran Landa Teheran, Krisis Energi Global Mengancam
Trump Klaim AS Akan Ambil Sendiri Uranium Iran Jika Ada Kesepakatan
Gary Pallister: Carrick Layak Dipermanenkan Jika Bawa MU ke Liga Champions
Polisi Intensifkan Patroli di Permukiman Sepi Cengkareng Cegah Pencurian Saat Mudik