"Intelijen mengonfirmasi bahwa kapal tersebut membawa narkotika ilegal dan transit di sepanjang rute perdagangan narkoba yang diketahui di Pasifik Timur," tegas juru bicara militer.
Di sisi lain, nasib awak kapal sungguh tragis. Keempat orang yang berada di atas kapal semuanya pria dinyatakan tewas seketika.
Dalam pernyataan yang cukup keras, militer AS menyebut mereka sebagai "empat teroris narkotika".
Kejadian ini menambah daftar panjang operasi militer AS di perairan tersebut. Sepertinya, perang terhadap penyelundupan narkoba lewat jalur laut masih terus digencarkan, dengan konsekuensi yang tak main-main.
Artikel Terkait
Pesawat Militer Kolombia Jatuh di Perbatasan, Puluhan Tewas
Nintendo Switch 2 Didesain dengan Baterai Mudah Diganti, Respons Aturan Uni Eropa
Jadwal Salat Makassar 24 Maret 2026: Subuh 04.51 WITA, Isya 19.23 WITA
Pengelola Terapkan Sistem Buka-Tutup Rest Area KM 52B untuk Antisipasi Macet Jakarta-Cikampek