Polisi tak henti-hentinya menekan praktik judi online. Gempuran terhadap apa yang kerap disebut 'judol' ini memang sedang digencarkan. Dari sisi angka, hasilnya cukup mencengangkan. Ratusan ribu situs telah diblokir, sementara ratusan kasus berhasil dibongkar aparat.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memaparkan capaian itu dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR, Senayan, Jakarta, Senin lalu. Menurutnya, upaya penegakan hukum di ranah siber ini membuahkan hasil yang signifikan.
Jelas Sigit di hadapan para anggota dewan.
Faktor Pengangguran dan Tantangan Lintas Negara
Namun begitu, Sigit juga mengakui bahwa persoalannya tak sederhana. Judol kian menjamur di masyarakat, dan ada beberapa faktor yang mendorong hal itu. Salah satunya adalah kondisi ekonomi, termasuk tingkat pengangguran.
Di sisi lain, tantangan terbesar justru datang dari sifatnya yang lintas batas. Regulasi dan sistem keuangan yang berbeda di tiap negara membuat pelacakan transaksi jadi sangat rumit. Pencucian uang pun mengikuti pola yang kompleks.
Artikel Terkait
Kelme Luncurkan Jersey Timnas Indonesia dengan Teknologi Jacquard dan Emblem Silikon 3D
IHSG Melemah 0,37%, Analis Soroti Potensi Koreksi dan Peluang Penguatan
BSI Gelar Festival Ramadan di Makassar, Tawarkan Diskon Umrah hingga DP 0% Kendaraan
IJTI Peringatkan Perjanjian Dagang RI-AS Ancam Media Nasional