Menurutnya, meski siklon tropis Senyar jadi pemicu hujan lebat, akar masalahnya lebih dalam. Ia menyoroti kondisi hutan yang sudah tak lagi rimbun.
"Ini adalah alarm keras bagi kita semua. Hujan deras akibat badai siklon tropis Senyar memang faktor alam. Namun ketidakmampuan tanah menahan air akibat hutan yang gundul adalah ulah manusia," tegasnya.
Dengan nada prihatin, ia menambahkan, "Kita tidak bisa terus-menerus menyalahkan curah hujan yang tinggi, sementara kita menutup fakta, terhadap fakta di lapangan."
Pernyataan itu seolah menjadi pembuka untuk diskusi yang panjang dan berat. Rapat pun berlanjut, dengan fokus mencari solusi atas krisis yang tak hanya soal alam, tetapi juga pengelolaan lingkungan.
Artikel Terkait
Indonesia Tegaskan Netral, Tak Ikut Campur Isu Akuisisi Greenland oleh AS
Tanggul Kali Angke Bobol, Ratusan Rumah di Tangerang Terendam 60 Cm
Perumahan Periuk Damai Tergenang, Air Mencapai Atap Pintu
Indonesia Jadi Satu-Satunya Anggota Pendiri Dewan Perdamaian Trump dari Asia Tenggara