Rabu siang itu, suasana di RSUD Cilegon tiba-tiba berubah. Sekitar pukul tiga seperempat, sebuah bunyi keras mengguncang area Instalasi Bedah Sentral. Plafon bagian depan ruang operasi ambruk begitu saja, menghamburkan debu dan material ke lantai.
Untungnya, momen itu terjadi di saat yang tepat. Ruangan tersebut sedang kosong, tidak ada tindakan operasi yang berlangsung. Alhasil, tidak ada satu pun korban jiwa atau luka-luka dari pihak pasien maupun petugas medis yang dilaporkan.
Menurut pejabat humas rumah sakit, Yoyo Muhazir, kejadiannya persis pada pukul 15.15 WIB.
"Lokasinya di ruang penerimaan, bagian depan kamar operasi. Area plafon yang jatuh kira-kira seluas dua setengah kali empat meter," jelas Yoyo saat dikonfirmasi pada Kamis (4/12).
Artikel Terkait
Pezeshkian Peringatkan AS: Serang Pemimpin Tertinggi Iran Berarti Perang Total
Tim SAR Bersiap Hadang Cuaca untuk Evakuasi Korban dan Serpihan Pesawat di Gunung Bulusaraung
Proyek Lomba Santri Picu Kebakaran Gudang Rp 200 Juta di Pesantren Bogor
Tim SAR Bertahan di Puncak Bulusaraung, Evakuasi Korban Pesawat Terhambat Cuaca Ekstrem