Di sisi lain, Pratikno tak menampik adanya kekurangan dalam penanganan sejauh ini. Ia secara terbuka meminta maaf atas segala ketidaksempurnaan itu, khususnya untuk bencana banjir dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
"Kami juga memohon maaf apabila dalam upaya penanganan banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat ini masih terdapat kekurangan," katanya.
Permintaan maaf itu disertai dengan komitmen. Instruksi dari Presiden Prabowo Subianto, menurutnya, sangat gamblang. Perintahnya adalah mengerahkan semua sumber daya yang ada.
"Tapi instruksi dari Bapak Presiden sudah sangat jelas kita harus mengerahkan seluruh sumber daya dari pemerintah pusat seluruh kementerian lembaga, TNI, Polri, BNPB," lanjut Pratikno.
"Agar setiap jam setiap menit ada perbaikan percepatan dan peningkatan respon terhadap kebutuhan masyarakat," pungkasnya.
Artikel Terkait
Trump Guncang Sekutu NATO dengan Ancaman Tarif 25% demi Greenland
Motor Tercebur di Kali Cileungsi, Pengendara Selamat Berkat Lompatan Cepat
Menteri KKP Konfirmasi Tiga Stafnya Ada di Pesawat yang Diduga Jatuh di Maros
Menteri Trenggono Berduka, Tiga Staf KKP Jadi Penumpang Pesawat yang Hilang Kontak di Maros