Donald Trump kembali melontarkan kritik pedasnya, kali ini menyasar imigran asal Somalia. Dalam sebuah rapat kabinet di Gedung Putih, Selasa lalu, mantan presiden AS itu dengan tegas menyatakan mereka seharusnya tak diterima di Amerika Serikat.
Ucapan Trump ini muncul berbarengan dengan terungkapnya sebuah skandal besar di Minnesota. Menurut jaksa penuntut di sana, lebih dari satu miliar dolar AS dikucurkan untuk layanan sosial fiktif. Skema penagihan palsu itu diduga banyak melibatkan warga Amerika keturunan Somalia.
"Di Somalia, mereka tidak punya apa-apa," ujar Trump, suaranya terdengar keras.
"Mereka hanya berkeliaran saling membunuh."
Artikel Terkait
Bareskrim Ungkap Perdagangan 14 Ton Daging Domba Impor Kedaluwarsa Jelang Lebaran 2026
Polres Banjar Kerahkan 250 Personel dan Sediakan Pos Layanan untuk Mudik Lebaran 2026
Mudik Gratis DKI Dimulai Besok, Peserta Diharapkan Tepat Waktu di Monas
Veda Ega Pratama Diterima Program Bakat Elit Red Bull