Donald Trump kembali melontarkan kritik pedasnya, kali ini menyasar imigran asal Somalia. Dalam sebuah rapat kabinet di Gedung Putih, Selasa lalu, mantan presiden AS itu dengan tegas menyatakan mereka seharusnya tak diterima di Amerika Serikat.
Ucapan Trump ini muncul berbarengan dengan terungkapnya sebuah skandal besar di Minnesota. Menurut jaksa penuntut di sana, lebih dari satu miliar dolar AS dikucurkan untuk layanan sosial fiktif. Skema penagihan palsu itu diduga banyak melibatkan warga Amerika keturunan Somalia.
"Di Somalia, mereka tidak punya apa-apa," ujar Trump, suaranya terdengar keras.
"Mereka hanya berkeliaran saling membunuh."
Artikel Terkait
Piton Raksasa Telan Petani di Kebun, Ayah Tebas Ular dengan Parang
Politiser Tertipu Rp 226 Juta, Perempuan 72 Tahun Dituntut 2 Tahun Bui
Iran Tegaskan Siap Perang, Tapi Pintu Negosiasi dengan AS Masih Terbuka
Golkar Buka Peluang Bahas Usulan PAN Hapus Ambang Batas Parlemen