Senin lalu, tepatnya tanggal 1 Desember, tim Bakti BCA langsung turun ke lapangan melihat kondisi korban bencana di Sumatera Utara. Mereka mendatangi beberapa titik yang terdampak, khususnya di wilayah Medan dan Kabupaten Langkat. Kunjungan ini bukan sekadar formalitas, melainkan diisi dengan penyaluran bantuan konkret untuk warga yang membutuhkan.
Di Posko Pengungsi Jalan Pancar, Kelurahan Hamdan, Medan Maimun, serta Posko Bersama di Koramil 09 Kebun Lada, Hinai, bantuan mulai dibagikan. Isinya cukup beragam: ratusan dus air mineral, mi instan, biskuit, ribuan tablet obat dan vitamin, sampai minyak kayu putih. Yang menarik, semua ini dilakukan dengan berkolaborasi erat bersama TNI di lapangan.
Menurut sejumlah saksi, bantuan dari posko bersama itu bahkan menjangkau wilayah lain yang juga terendam, seperti Kecamatan Tanjungpura di Langkat. Penyerahannya dilakukan langsung oleh Hera F. Haryn, EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA, kepada perwakilan TNI dan warga setempat.
Hera menyampaikan perasaan pihak bank atas musibah ini.
"Kami turut berduka cita dan berempati mendalam. Bantuan ini semoga bisa sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak. Harapannya, kondisi cepat pulih seperti sedia kala. BCA sendiri berkomitmen untuk terus hadir, tidak hanya sekarang, tapi dalam proses pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat nantinya," ujarnya pada Rabu (3/12).
Sebenarnya, ini bukan aksi pertama mereka. Sebelumnya, Jumat (28/11) lalu, Bakti BCA dan TNI sudah mengirimkan bantuan serupa untuk korban di Aceh dan Sumut, termasuk Kota Sibolga. Prosesnya dimulai dari Lapangan Udara Halim Perdanakusuma di Jakarta.
Pada momen itu, Hera menyerahkan bantuan kepada Kolonel Inf Jimmy Rihi Tugu dan Letkol Arm Heri Budiasto dari TNI. Barang-barang yang dikirim pun cukup lengkap: dari sembako, air mineral, selimut, popok, obat-obatan, sampai tenda dan tempat tidur portable.
Kolaborasi dengan TNI ini memang disengaja. Tujuannya sederhana: agar bantuan sampai lebih cepat dan tepat sasaran. Jaringan dan kemampuan logistik TNI yang luas dianggap kunci untuk menangani situasi darurat seperti ini secara efektif. Dengan kerja sama ini, distribusi bantuan diharapkan bisa menjangkau lebih banyak titik yang membutuhkan.
Artikel Terkait
Hotel Borobudur Jakarta Luncurkan Program Rempah dan Budaya Ternate-Tidore Sambut Hari Bumi dan Waisak 2026
Polri Musnahkan Barang Bukti Narkoba Senilai Rp149 Miliar, Selamatkan 333.280 Jiwa
PMI Kota Tangerang Raih Akreditasi Paripurna, Wali Kota Apresiasi Kualitas Layanan Darah Berstandar Internasional
Cadangan Beras Nasional Tembus 5,2 Juta Ton, DPD Apresiasi Kebijakan Pangan Pemerintah