Tak cuma jumlah, kualitas juga jadi perhatian. Ke depannya, Kemnaker berencana mengintensifkan pendaftaran perusahaan-perusahaan berkualitas. Tujuannya agar lowongan magang yang tersedia lebih beragam, tidak hanya berkutat pada posisi marketing dan sales seperti yang sering terjadi.
Target untuk Batch 3 sendiri dicanangkan di angka 25.000 peserta. Yassierli tampak optimis.
“Saya optimistis Magang Nasional 2026 akan menjadi lebih baik dalam hal sistem dan perusahaannya,” katanya.
Di sisi lain, respons dari Kemenperin pun positif. AGK menyambut baik ajakan kolaborasi itu.
Ia berjanji akan melakukan sosialisasi kepada perusahaan-perusahaan industri dan instansi di bawah lingkungannya. Harapannya, partisipasi dalam program magang nasional ini bisa lebih meluas dan memberikan dampak yang signifikan.
Artikel Terkait
Gubernur Jateng Bantah Pernyataan Fadia, Klaim Tak Ada Bersamaan Saat OTT KPK
Kuasa Hukum Pertanyakan Dasar Kerugian Negara dalam Penetapan Tersangka Kasus Kuota Haji
AS dan Israel Perkuat Serangan ke Iran untuk Amankan Hegemoni Dolar dan Fokus ke Indo-Pasifik
Polisi Ungkap Pabrik Kosmetik Ilegal Berbahaya di Cirebon, Kandungan Merkuri Ditemukan