Tak cuma jumlah, kualitas juga jadi perhatian. Ke depannya, Kemnaker berencana mengintensifkan pendaftaran perusahaan-perusahaan berkualitas. Tujuannya agar lowongan magang yang tersedia lebih beragam, tidak hanya berkutat pada posisi marketing dan sales seperti yang sering terjadi.
Target untuk Batch 3 sendiri dicanangkan di angka 25.000 peserta. Yassierli tampak optimis.
“Saya optimistis Magang Nasional 2026 akan menjadi lebih baik dalam hal sistem dan perusahaannya,” katanya.
Di sisi lain, respons dari Kemenperin pun positif. AGK menyambut baik ajakan kolaborasi itu.
Ia berjanji akan melakukan sosialisasi kepada perusahaan-perusahaan industri dan instansi di bawah lingkungannya. Harapannya, partisipasi dalam program magang nasional ini bisa lebih meluas dan memberikan dampak yang signifikan.
Artikel Terkait
Buku Pilot dan Serpihan Pesawat Ditemukan di Lereng Gunung Maros
Hujan Deras Lumpuhkan Jakarta, 16 RT dan Sepuluh Ruas Jalan Terendam
Warga Indonesia di Iran: Waspada, tapi Belum Dievakuasi
DPR Dorong Mediasi Damai untuk Kasus Guru vs Murid di Jambi