Rinciannya begini: rumah rusak berat tercatat 3.500 unit. Lalu, ada 2 ribu unit rumah dengan kerusakan kategori sedang, dan jumlah yang sama, 3.500 unit, untuk kerusakan ringan. Bencana ini tak hanya menghancurkan tempat tinggal, tetapi juga fasilitas publik yang vital.
Sebanyak 322 unit fasilitas pendidikan ikut rusak, mengancam proses belajar anak-anak. Sementara itu, akses transportasi terputus karena 277 jembatan dilaporkan rusak, menyulitkan distribusi bantuan dan evakuasi.
Data-data ini terus bergerak, dan kita semua berharap angka-angka mengerikan itu segera berhenti bertambah.
Artikel Terkait
Mantan Jenderal Soroti Peran Intelijen di Balik Serangan AS-Israel ke Iran
Prabowo Kumpulkan Mantan Presiden dan Parpol Bahas Antisipasi Krisis Global
Presiden Prabowo Undang Tokoh Senior Bahas Ancaman Krisis Timur Tengah
Bayi Perempuan Ditemukan Hidup di Tas Hitam Pasar Nalo, Ibu Kandung Ditangkap