Kapolda Jateng, Irjen Ribut Hari Wibowo, sendiri yang memimpin langsung acara tersebut. Dalam kesempatan itu, dia menyampaikan pesan yang cukup menyentuh.
"Kami maknai hari jadi kali ini dengan kesederhanaan. Lebih tepatnya, dengan kepedulian. Jadi, seluruh rangkaian upacara kami ganti dengan doa bersama. Ini bentuk dukacita kami, sekaligus solidaritas untuk saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah," ujar Ribut.
Langkah ini jelas mengirimkan pesan yang kuat. Di tengah agenda institusi yang penting, empati terhadap sesama yang sedang menderita ditempatkan di depan. Sebuah keputusan yang mungkin sederhana, tapi sarat makna.
Artikel Terkait
101 Atlet SEA Games 2025 Siap Berlabuh di Institusi Polri
Kapolda Riau Serukan Natal sebagai Titik Balik Pelestarian Lingkungan
Gubernur Sumbar Buka Suara: Data Kerusakan Rumah Pascabanjir Lebih dari Dua Kali Lipat Catatan Pusat
Pascabencana, Warga Aceh Masih Terpaksa Gunakan Rakit untuk Aktivitas Sehari-hari