Kondisi serupa terjadi di Mandailing Natal, di mana sejumlah kecamatan terputus dari dunia luar. Upaya pembersihan dan perbaikan infrastruktur masih berlangsung dengan susah payah.
Sementara itu, di Provinsi Aceh, situasinya tak kapa rumit. Korban meninggal dilaporkan mencapai 96 jiwa, dengan 75 orang lainnya masih hilang. Bencana ini menyebar di 11 kabupaten/kota.
"Aceh korban jiwa meninggal dunia menjadi 96, hilang 75 jiwa. Ini ada di 11 kabupaten/kota," jelas Kepala BNPB.
Gelombang pengungsian di Aceh bahkan lebih besar, dengan jumlah pengungsi mencapai sekitar 62.000 kepala keluarga yang tersebar di berbagai titik.
Di sisi lain, Sumatera Barat juga mencatat kerugian jiwa yang signifikan. Tercatat 129 orang meninggal, 118 hilang, dan 16 lainnya luka-luka. Konsentrasi pengungsi terbesar ada di Kota Padang dan Kabupaten Pesisir Selatan, dengan total lebih dari 77.000 jiwa yang terpaksa meninggalkan rumah mereka.
"Ini korban jiwa meninggal dunia 129, kemudian yang hilang 118 dan 16 luka-luka," pungkas Suharyanto, melengkapi gambaran suram bencana yang melanda wilayah Sumatera ini.
Artikel Terkait
Prabowo Panggil Mendikti Malam-Malam, Desak Percepatan Hilirisasi Logam Tanah Jarang
Program Makan Bergizi Gratis Berujung Petaka: Ribuan Anak Keracunan di 38 Provinsi
Banjir Pati Kian Meluas, 112 Desa Terendam Air
Video Viral: Ayah di Takalar Banting Bayi 1 Tahun Usai Pertengkaran