Sri Lanka Berduka: Siklon Ditwah Tewaskan 334 Jiwa, Situasi Darurat Diumumkan

- Senin, 01 Desember 2025 | 00:45 WIB
Sri Lanka Berduka: Siklon Ditwah Tewaskan 334 Jiwa, Situasi Darurat Diumumkan

Tak mau ketinggalan, Jepang juga berjanji mengirimkan tim untuk menilai kebutuhan mendesak dan akan memberikan bantuan lebih lanjut.

Walau hujan sudah berhenti di sebagian besar pulau, akses ke beberapa jalan di provinsi tengah yang paling parah terdampak masih terputus sama sekali.

Bencana ini benar-benar menghancurkan. Lebih dari 20.000 rumah hancur, sementara 122.000 orang terpaksa mengungsi ke penampungan darurat yang dikelola pemerintah.

Belum lagi 833.000 orang lainnya yang juga membutuhkan bantuan setelah terpaksa meninggalkan rumah mereka.

Militer dikerahkan penuh. Gabungan pasukan darat, laut, dan udara bekerja sama dengan pekerja sipil serta relawan untuk membantu proses evakuasi dan distribusi bantuan.

Yang bikin susah, sekitar sepertiga wilayah negara ini masih gelap gulita. Listrik padam, air bersih langka, dan internet putus akibat kabel listrik yang putus dan instalasi air yang terendam banjir.

Bencana ini tercatat sebagai yang paling mematikan sejak 2017 silam, ketika banjir dan longsor menewaskan lebih dari 200 orang dan membuat ratusan ribu mengungsi.

Kalau melihat lebih jauh ke belakang, banjir terparah sejak pergantian abad terjadi pada Juni 2003. Saat itu, 254 orang kehilangan nyawa.


Halaman:

Komentar