Data terbaru dari Kementerian Luar Negeri soal nasib WNI di Hong Kong akhirnya keluar. Dari kebakaran hebat di apartemen Wang Fuk Court beberapa waktu lalu, kabar baiknya, 108 orang dinyatakan selamat. Angka itu dikonfirmasi langsung oleh Kemlu, Selasa lalu.
Namun begitu, kabar duka masih menyelimuti. "Terkonfirmasi selamat 108 orang, dan belum ditemukan 22 orang," begitu bunyi keterangan resminya.
Untuk korban jiwa dan mereka yang terluka, datanya tak berubah. Sembilan warga negara Indonesia meninggal dunia, sementara satu orang lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit. Estimasi awal, sekitar 140 WNI tinggal di kompleks itu saat insiden terjadi.
Kebakaran yang melalap tujuh dari delapan menara itu terjadi pada Rabu, 26 November 2025 silam. Waktu itu, sebagian besar gedung sedang dalam tahap renovasi. Bayangkan saja, kompleks dengan 2.000 unit hunian itu dihuni hampir 4.500 orang. Banyak di antara WNI di sana bekerja sebagai pekerja rumah tangga.
Lalu, bagaimana dengan proses pemulangan jenazah?
“Tentunya repatriasi jenazah WNI diupayakan sesegera mungkin,” jelas Clemens Triaji Bektikusuma dari Fungsi Penerangan, Sosial dan Budaya KJRI Hong Kong.
Ia menambahkan, “Namun demikian, tentu terdapat sejumlah faktor yang harus diperhatikan, termasuk perampungan proses identifikasi, verifikasi dan proses-proses lain yang dilakukan oleh otoritas setempat.”
Karena itu, sampai detik ini belum ada kepastian tanggal. Prosesnya masih menunggu penyelesaian dari pihak berwenang Hong Kong. Semua pihak tentu berharap yang terbaik, agar keluarga di tanah air bisa segera menuntaskan proses dukanya.
Artikel Terkait
Harga Emas Pegadaian Jumat 24 April 2026: Galeri24 Turun Tipis, UBS Justru Naik
Pemerintah Resmikan Program Bedah 15.000 Rumah Tak Layak Huni di Kawasan Perbatasan
Pengprov Akuatik Sulsel Biayai Sendiri Keikutsertaan di Kejuaraan Dunia Cina, Jadi Satu-satunya Wakil Indonesia
Menteri Pertanian Amran Raih Penghargaan Most Popular Leader 2026, Swasembada Pangan Jadi Capaian Utama