Suasana haru dan suka cita begitu terasa di Desa Pejamben, Carita, Pandeglang. Dari balik jendela rumah-rumah sederhana, wajah-wajah warga tampak sumringah. Akhirnya, setelah sekian lama, cahaya listrik benar-benar menyala di rumah mereka sendiri. Sebuah pemandangan yang menghangatkan hati.
Terang itu bukan sekadar cahaya biasa. Ia membawa sebuah harapan baru, mengusir gelapnya keterbatasan yang selama ini menyelimuti. Program bantuan pasang baru 'Berbagi Cahaya, Menumbuhkan Harapan' dari PT PLN inilah yang menjadi penyulutnya. Dalam rangka memperingati Hari Listrik Nasional ke-80, sebanyak 108 rumah tangga di Banten akhirnya bisa menikmati listrik secara mandiri.
Juniah, salah satu warga, tak bisa menyembunyikan perasaannya. Sehari-hari, ia biasa mengandalkan aliran listrik dari tetangga. Kini, semua berubah.
"Alhamdulillah, sekarang rumah saya sudah terang. Anak-anak bisa belajar dengan nyaman, terima kasih PLN sudah membantu kami," tutur Juniah, penuh syukur.
Di sisi lain, cerita serupa datang dari Aminah. Saat saklar di rumahnya pertama kali ditekan dan lampu menyala, air matanya tak terbendung. Rasanya seperti mimpi yang jadi kenyataan.
"Syukur Alhamdulillah, terima kasih PLN. Semoga berkah untuk semuanya," ungkapnya.
Menanggapi hal ini, Camat Carita Yadi Priyadi pun tak kalah bersemangat. Ia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kepedulian PLN.
Artikel Terkait
Mantan Gubernur Maluku Said Assagaff Wafat, Airlangga Kenang Sosok Pejuang Keras
390 Personel Polda Riau Diterjunkan ke Titik Terparah Bencana Agam
12 Desa di Tapanuli Utara Masih Terisolasi, Bupati Minta Bantuan Udara
Korban Tewas Banjir Bandang Agam Capai 148 Jiwa, Proses Identifikasi Berlanjut