Cahaya Listrik Akhirnya Menyapa 108 Rumah Warga Desa Pejamben

- Minggu, 30 November 2025 | 22:05 WIB
Cahaya Listrik Akhirnya Menyapa 108 Rumah Warga Desa Pejamben
Terang di Desa Pejamben

Suasana haru dan suka cita begitu terasa di Desa Pejamben, Carita, Pandeglang. Dari balik jendela rumah-rumah sederhana, wajah-wajah warga tampak sumringah. Akhirnya, setelah sekian lama, cahaya listrik benar-benar menyala di rumah mereka sendiri. Sebuah pemandangan yang menghangatkan hati.

Terang itu bukan sekadar cahaya biasa. Ia membawa sebuah harapan baru, mengusir gelapnya keterbatasan yang selama ini menyelimuti. Program bantuan pasang baru 'Berbagi Cahaya, Menumbuhkan Harapan' dari PT PLN inilah yang menjadi penyulutnya. Dalam rangka memperingati Hari Listrik Nasional ke-80, sebanyak 108 rumah tangga di Banten akhirnya bisa menikmati listrik secara mandiri.

Juniah, salah satu warga, tak bisa menyembunyikan perasaannya. Sehari-hari, ia biasa mengandalkan aliran listrik dari tetangga. Kini, semua berubah.

"Alhamdulillah, sekarang rumah saya sudah terang. Anak-anak bisa belajar dengan nyaman, terima kasih PLN sudah membantu kami," tutur Juniah, penuh syukur.

Di sisi lain, cerita serupa datang dari Aminah. Saat saklar di rumahnya pertama kali ditekan dan lampu menyala, air matanya tak terbendung. Rasanya seperti mimpi yang jadi kenyataan.

"Syukur Alhamdulillah, terima kasih PLN. Semoga berkah untuk semuanya," ungkapnya.

Menanggapi hal ini, Camat Carita Yadi Priyadi pun tak kalah bersemangat. Ia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kepedulian PLN.

"Kami sangat berterima kasih kepada PLN yang telah menghadirkan program ini, khususnya di Desa Pejamben. Program sambungan listrik gratis ini sangat membantu warga prasejahtera untuk dapat hidup lebih layak. Ini bukti nyata bahwa PLN tidak hanya menyalurkan listrik, tetapi juga membawa kebahagiaan bagi masyarakat," ujar Yadi.

Program ini sendiri sebenarnya menjangkau lebih dari 8.000 rumah tangga di seluruh Indonesia yang belum punya akses listrik mandiri. Sinthya Roesly, Direktur Keuangan PLN, hadir langsung untuk menyaksikan momen bersejarah ini. Dalam prosesi penyalaan simbolis, ia berharap setiap sambungan listrik yang diberikan bisa membawa semangat baru.

"Kami berharap setiap sambungan listrik yang diberikan membawa semangat baru bagi masyarakat, menghadirkan peluang untuk tumbuh, berdaya, dan menatap masa depan dengan lebih optimistis," ujar Sinthya.

Lebih jauh, Sinthya menegaskan bahwa listrik adalah hak dasar seluruh rakyat Indonesia. Perannya sangat vital, bukan hanya sekadar penerang, tapi juga pendorong pemerataan pembangunan, kemajuan pendidikan, dan tentu saja, peningkatan ekonomi di tingkat akar rumput.

Sementara itu, dari sisi pelaksana di lapangan, Mohammad Joharifin, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Banten, menekankan bahwa program ini adalah wujud komitmen nyata. Bukan sekadar urusan kabel dan tegangan, tapi lebih dari itu.

"Program ini bukan hanya menyalurkan bantuan, tapi wujud kepedulian seluruh insan PLN. Kami ingin setiap masyarakat dapat merasakan manfaat listrik untuk kehidupan yang lebih baik," pungkasnya.

Dan sore itu, di Desa Pejamben, terang yang baru saja datang terasa begitu hangat. Bukan hanya menerangi ruangan, tapi juga hati.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar